PSIM Jungkalkan Persiku Kudus 3 – 1

IMG_0002
Ambisi mengamankan tiga poin di Mandala Krida membuahkan hasil positif. PSIM berhasil menjungkalkan Persiku Kudus dengan skor 3-1. Inisiatif serangan langsung dilakukan para pemain PSIM. Peluang tercipta pada menit ke-10 ketika Emile Linkers yang berhasil mengecoh barisan pertahanan Persiku setelah mendapatkan sodoran dari M. Irfan namun masih belum membuahkan gol. Tendangan M. Irfan juga masih membentur tiang setelah menerima umpan pendek dari Linkers di dalam kotak penalti.
Persiku Kudus yang diasuh oleh Riono Asnan, sesekali mencoba membongkar pertahanan PSIM yang sudah diperkuat kembali oleh Abda Ali. Pemain kawakan Persiku, Agus Santiko menyundul bola namun peluangnya masih mampu ditepis oleh Agung Prasetyo.
Gol datang setelah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Rimkus membentur pemain Persiku. Linkers langsung menyambut bola dengan kepala, sundulannya berhasil menggetarkan jala Persiku. Unggul satu angka tidak menyurutkan anak-anak asuhan Hanafing mengendorkan ritme permainan. Justru permainan apik dengan umpan-umpan pendek satu-dua sentuhan menjadi sajian yang menarik diperagakan oleh Nova Zaenal cs. Joni Sukirto berhasil menambah keunggulan bagi PSIM pada menit ke-31 setelah mencocor umpan dari Topas. Babak pertama, PSIM sementara unggul 2-0 atas Persiku.
Pada babak kedua, PSIM kembali unggul 3-0 setelah tendangan M. Irfan berhasil masuk ke dalam gawang namun sempat terjadi protes dari para pemain Persiku yang menganggap bola belum melewati garis gawang. Gol yang dicetak oleh Irfan menjadi sebuah klimaks setelah beberapa tendangan yang dilepaskannya selalu berhasil digagalkan oleh kiper Persiku. Pada menit ke-82 Nova Zaenal juga menyumbangkan gol namun dianulir oleh hakim garis.
Kelengahan terjadi ketika pada penghujung babak kedua Peter M. Kuoh berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 3-1. “Anak-anak seperti sudah merasa menang ada kesan ketidakseriusan pada permainan babak kedua” tutur Hanafing seusai pertandingan. Menanggapi permainan Persiku yang cenderung bermain kasar dan berbuah dengan dikeluarkannya kartu merah bagi Junaidi dan Danial. “Sudah jelas itu kartu merah, apa jadinya jika kena kepala?” jelas Hanafing.
Setelah melawan Persiku, PSIM dijadwalkan menjamu Persis Solo pada Jumat (16/3) di Stadion Mandala Krida. Jika pada laga kandang terakhir besok, PSIM meraih kemenangan ini merupakan tren positif bagi PSIM karena berhasil melewati putaran pertama dengan tidak pernah terkalahkan. Dukungan harus tetap diberikan bagi Nove Zaenal cs. yang selalu berjuang sekuat tenaga memberikan hasil terbaik bagi para pendukungnya. (DMZ)
Teks : Dimaz Maulana

You can leave a response, or trackback from your own site.

10 Responses to “PSIM Jungkalkan Persiku Kudus 3 – 1”

  1. BRAJAMUSTI says:

    GOOD JOB!

  2. FEB8 says:

    Main bagus. Cetak banyak gol. Jangan kasar. Well done my team!!!

  3. SMM KUDUS says:

    SELAMAT BUAT KEMENANGAN PSIM YOGYAKARTA

  4. Jt_lanika says:

    Mantab dan lanjutkan,,,,,,jgn terpengaruh kisruh di manajemen,,,,,BM kaltim slalu mendukung mu PSIM

  5. Saya ingin PSIM bisa masuk Liga Super…

  6. Sigit Dwi K says:

    road to ISL #PSIM

  7. Adib says:

    selamat atas kemenangan PSIM, maju terus ….
    By Brajamusti boyolali

  8. leo says:

    psim udah bagus gmn sporternya miris terasa dihati kok bisa saling ingin melukai siapa yg hrs bertanggungjawab?

  9. Andi says:

    Selamat dan jayalah psimku.by brajamusti samarinda

  10. Syaiful says:

    prmainan psim bagus utk masu k liga super

Leave a Reply to SMM KUDUS

Powered by PSIMjogja.com