PSIM pecundangi tuan rumah Persip Pekalongan

IMG_0026 copy

Tim Parang Biru berhasil mempecundangi tuan rumah Persip Pekalongan dengan skor tipis 1-2. Gol Laskar Mataram masing-masing diciptakan oleh Kristian Adelmund (12″) dan Reinhard Rumaikewi (67″). Hasil ini juga merupakan kemenangan pertama PSIM di laga away. Ketika laga baru berjalan 9 menit pemain belakang PSIM Abda Ali harus ditandu keluar lapangan karena  mengalami sobek pada pelipis kiri setelah berbenturan dengan pemain Persip Nur Coyo. Pemain bernomor punggung 15 tersebut juga harus medapat 15 jahitan setelah mengalami luka tersebut. Abda Ali kemudian ditarik keluar dan digantikan oleh Joni Sukirta.

Tampil di hadapan ribuan pendukung tuan rumah tak membuat anak asuh Hanafing ini gentar. Dalam pertandingan ini para punggawa Parang Biru dapat bermain lepas dan tanpa beban. Persip Pekalongan sempat mencetak gol pada menit awal babak pertama. Namun, gol tersebut dianulir karena pemain depan Persip sudah berada dalam posisi off side. Memasuki menit ke 12 Kristian Adelmund berhasil mengoyak jala gawang Persip yang dijaga oleh Nurul Subkhi. Gol berawal dari umpan tarik Lorenzo yang di blok oleh pemain belakang Persip Pekalongan, bola liar hasil bloking pemain Persip tersebut langsung disambar dengan firstime shot  Kristian Adelmund. Kemudian bola yang menyusur tanah tersebut mengecoh kiper Persip Nurul Subkhi. Skor 0-1 bertahan hingga peluit tanda babak pertama usai.

Memasuki babak kedua PSIM langsung tampil menggebrak sejak peluit dibunyikan. Serangan demi serangan PSIM akhirnya berbuah gol di menit 67 melalui lesakan kaki striker asal Papua Reinhard Rumaikewi. Gol tersebut merubah kedudukan menjadi 0 – 2 untuk keunggulan PSIM.  Gol tersebut berawal dari umpan silang Topas Pamungkas yang gagal diantisipasi oleh Nurul Subkhi.

Setelah unggul dua gol PSIM bermain lebih bertahan. untuk memperkuat penguasaan bola di lini tengah, Hanafing memasukan Seto Nurdiyantoro menggantikan Reinhard yang juga sedikit mengalami cedera. Pada menit ke 74, kelengahan lini belakang PSIM dalam mengatisipasi bola set piece berbuah fatal. Dede Tambora dapat membobol gawang Agung Prasetya memeanfaatkan tendangan bebas Wahyu Goang. Gol tersebut memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. Usaha anak asuh Nazal Mustofa untuk menyamakan kedudukan gagal, karena hingga wasit Bahrul Ulung meniupkan peluit akhir skor tidak berubah. Situasi sempat memanas ketika terjadi kericuhan di tribun utara. Suporter tuan rumah dan juga suporter PSIM yang tergabung dalam The Maident sempat terlibat aksi saling lempar. Tetapi, kejadian tersebut dapat segera diantisipasi oleh aparat keamanan sehingga tidak terjadi kerusuhanyang lebih besar.

Menanggapi kemenangan ini, pelatih kepala PSIM Hanafing mengaku cukup puas dan sangat bersyukur dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya. “Saya puas dengan penampilan anak-anak yang dapat bermain lepas. Saya sangat bersyukur atas kemenangan ini.” Terang Hanafing ketika jumpa pers setelah pertandingan. Sedangkan Reinhard sangat sedang dengan gol perdananya ini, dia mengaku sanat senang dan akan terus bekerja keras. “Saya sangat senang, tapi saya masih harus bekerja lebih keras lagi.” Ucap pemain asal Wondama tersebut. Semoga hasil ini dapat membuat skuad PSIM tampil semakin baik dan dapat menjuaai kompetisi tahun ini. (FRS)

Photo & Text : Firas Mahendra

You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Responses to “PSIM pecundangi tuan rumah Persip Pekalongan”

  1. BRAJAMUSTI says:

    Alhamdulillah..PSIM Yogyakarta pancen Istimewaaaa..

  2. Rosanna says:

    Selamat PSIM. dan sgr fokus utk menatap away vs PERSITEMA.
    Jgn hilang konsentrasi. Sll merasa msh kurang dan perlu peningkatan, agar tdk jd tim yg meremehkan lawan…. Bravo PSIM !!!!

  3. satria says:

    semoga PSIM JOGJA bisa menjuarai Tahun ini .

  4. Sigit Dwi K says:

    road to ISL #PSIM

Leave a Reply to BRAJAMUSTI

Powered by PSIMjogja.com